Sikap Moderat Siswa terhadap Guru bahasa Inggris di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Makassar
DOI:
https://doi.org/10.46509/ajtk.v7i1.471Kata Kunci:
sikap moderat, siswa, mata pelajaran bahasa InggrisAbstrak
Sikap siswa yang moderat mengacu pada sikap yang seimbang, transparan, dan tidak ekstrim dalam pandangan, pendekatan, dan perilaku guru terhadap siswa, materi pembelajaran, dan lingkungan sekolah secara keseluruhan. Pembelajaran bahasa Inggris untuk siswa SMP/MTS mencakup berbagai aspek yang dirancang untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris secara komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Sikap Moderat Siswa terhadap Guru Bahasa Inggris mereka di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Makassar. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Sikap guru bahasa Inggris adalah moderat; guru mempertimbangkan untuk memodifikasi pendekatan mereka untuk mengembangkan indikator dan tujuan pembelajaran secara moderat. Guru yang moderat dalam merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran selalu bersikap adil, tidak memihak kepada salah satu atau sekelompok siswa, dan disesuaikan dengan kondisi yang sesuai dengan siswa, yaitu 1) Toleransi (Tasamuh), guru bahasa Inggris bertanya dan membiarkan siswa menjawab pertanyaan selama proses pembelajaran, guru berusaha memahami dan mengoreksi jawaban tersebut, namun sebelum melakukan hal tersebut, guru juga memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk menjawab dan menyempurnakan apa yang disampaikan temannya tadi; 2) Keadilan (I'tidal), sementara itu, selama proses pembelajaran berlangsung, seorang guru harus memberikan kesempatan yang sama kepada setiap siswa untuk menyampaikan ide dan penilaian mereka. Karena kebanyakan guru di lapangan hanya mendukung siswa yang aktif dan pandai, sementara penilaian mencakup komponen kedekatan dan kekeluargaan; dan, 3) Keseimbangan (Tawazun), guru bahasa Inggris melakukan pendekatan yang masuk akal ketika memeriksa kapasitas siswa untuk mengadopsi konsep keseimbangan dalam pengajaran dan pembelajaran