Rancangan Instrument Approach Procedure Konvensional pada Rencana Perpanjangan Runway 09 di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
DOI:
https://doi.org/10.46509/ajtk.v4i2.187Kata Kunci:
threshold, airside, research and development, air traffic controller, transportationAbstrak
Berdasarkan letak geografisnya, Bandar Udara International I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi salah satu bandar udara yang mendapat perhatian pemerintah untuk dilakukan penataan ulang menjadi bandar udara Super – Hub. Dalam melakukan penataan ulang, pihak pengelola melakukan pengembangan Landside dan Airside. Pengembangan airside ini dilakukan dengan memperpanjang runway sejauh 400 m ke arah barat menggunakan metode reklamasi laut. Perpanjangan runway 09 menyebabkan bergesernya threshold runway 09, Sehingga diperlukan penyesuaian Instrument Approach Procedure (IAP) yang ada, sesuai dengan peraturan Dirjen Perhubungan Udara KP 209 tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development level 1 dengan melakukan kombinasi pada pengolahan dan penyajian data (Triangulasi) untuk menghasilkan data yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rekomendasi rancangan instrument approach procedure runway 09 sesuai kebutuhan pengguna. Penelitian ini menyimpulkan,dengan bergesernya threshold runway 09 berdampak terhadap beberapa flight procedure yang ada. pengguna mengharapkan perubahan yang minim, agar dalam penyesuaian procedure dan implementasi Procedure dapat memudahkan pengguna.
