Pengelolaan Bahaya Kehidupan Liar melalui Sistem Pengendalian Satwa Liar di Bandara
DOI:
https://doi.org/10.46509/ajtk.v5i2.299Kata Kunci:
security, awareness, culture, transportation, competenceAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian hewan liar dan proses penyelesaian masalah pengendalian hewan liar di Bandar Udara Taufik Kiemas Pesisir Barat Provinsi Lampung berdasarkan persespsi masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Bandar Udara Taufik Kiemas Pesisir Barat Provinsi Lampung pada bulan Agustus 2022. Dalam penelitian ini, peneliti memakai jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini mengunakan satu sumber data, yaitu sumber data primer yang diperoleh melalui survey. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pada penelitian ini terdapat 19 orang yang menjadi sampel penelitian. Teknik Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang berupaya menggambarkan sifat permasalahan yang diteliti yang dilakukan di lapangan pada saat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya keberadaan hewan liar seperti kucing hutan, monyet, babi hutan, biawak, ular, aneka burung, kera dan lain-lain di Bandar Udara Taufik Kiemas Pesisir Barat Provinsi Lampung. Oleh karena itu perlu dibuat suatu unit khusus yang menangani keberadaan hewan liar di bandara dan diperlukan peraturan yang dipahami oleh seluruh pegawai. Dalam keadaan darurat yang disebabkan oleh hewan liar, para petugas harus paham tentang cara mitigasi resikonya, sehingga perlu dilakukan pelatihan dan sosialisasi dalam pemahaman keberadaan hewan liar di bandara.
