Tinjauan Runway Occupancy Time Landing Terhadap Konfigurasi Taxiway di Bandar Udara Haluoleo Kendari

Penulis

  • Nining Idyaningsih Politeknik Penerbangan Makassar

DOI:

https://doi.org/10.46509/ajtk.v1i2.64

Kata Kunci:

Runway Occupancy Time Landing (ROTL); exit taxiway; runway; Runway Occupancy Time (ROT)

Abstrak

Keteraturan Lalu lintas Udara di Bandar Udara Haluoleo Kendari belum sepenuhnya terpenuhi karena terbukti masih sering terjadi pesawat yang menggunakan opposite runway harus delay. konflik antara depature and arrival aircraft pada kondisi dimana pesawat akan take-off dari runway 08 dan landing runway 26. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Runway Occupancy Time landing setiap Pesawat yang beroprasi di Bandar Udara Haluoleo Kendari. Metode yang digunakan yaitu membandingkan antara konfigurasi taxiway dan Runway Occupancy Time landing dengan ICAo Doc 9157 - Aerodome design manual part 2 taxiway, keseimbangan antara kapasitas maksimum dan efisiensi dari sebuah aerodrome itu terletak pada balance between runway and apron is taxiway sebagai penghubung. Hasilnya ROTL pesawat yang beroperasi terlalu besar dan untuk efisiensi penerbangan harus dikurangi karena sering menghambat pesawat yang akan lepas landas.

Unduhan

Diterbitkan

2018-12-20

Cara Mengutip

Idyaningsih, N. . (2018). Tinjauan Runway Occupancy Time Landing Terhadap Konfigurasi Taxiway di Bandar Udara Haluoleo Kendari. Airman: Jurnal Teknik Dan Keselamatan Transportasi, 1(2), 98–105. https://doi.org/10.46509/ajtk.v1i2.64

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama