Development of Simulation of Helicopter Procedure Practices in the Aerodrome Control Procedure Course
DOI:
https://doi.org/10.46509/ajtk.v8i2.845Kata Kunci:
Simulasi prosedur helikopter, Pelatihan ATC, Pendidikan penerbangan vokasi, Manajemen Lalu Lintas UdaraAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan simulasi praktik prosedur helikopter pada mata kuliah Aerodrome Control Procedure (ACP) sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman taruna terhadap dinamika operasional helikopter di aerodrome. Latar belakang penelitian didasarkan pada minimnya latihan simulasi helikopter dalam pembelajaran ACP, meskipun helikopter memiliki karakteristik gerakan yang berbeda secara signifikan dari pesawat sayap tetap (fixed wing) serta memunculkan potensi konflik lalu lintas udara yang lebih kompleks, khususnya pada fase approach, final approach, pergerakan menuju helipad, dan integrasi dengan traffic lain di sekitar aerodrome.Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media pembelajaran yang mampu merepresentasikan situasi operasional secara komprehensif. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah belum tersedianya perangkat simulasi yang memberikan pengalaman situasional realistis dan mendukung peningkatan situational awareness serta keterampilan pengambilan keputusan taruna ketika menghadapi skenario lalu lintas helikopter. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Sugiyono melalui tahapan identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi terhadap 24 taruna Program Studi Lalu Lintas Udara, perancangan simulasi, dan validasi awal oleh instruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83% taruna membutuhkan peningkatan intensitas latihan simulasi helikopter, sementara lebih dari 75% menilai pentingnya skenario konflik antara helikopter dan fixed wing sebagai sarana peningkatan analisis traffic dan pengambilan keputusan. Simulasi yang dikembangkan mengadaptasi skenario operasional berdasarkan kasus kecelakaan Black Hawk UH-60Ldan CRJ700, mencakup rute VFR, integrasi trafik, prosedur pengendalian, serta representasi kondisi lapangan yang mendekati operasi nyata. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa simulasi ini berpotensi meningkatkan pemahaman taruna terhadap prosedur helikopter, memperkuat keterampilan komunikasi dan decision making, serta meningkatkan relevansi pembelajaran ACP dengan kebutuhan operasional di dunia penerbangan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ida Umboro Wahyu Nur Wening, Ahmad Sulaiman, Julfansyah Margolang, Fairdian, Muh. Rofiullah Rustam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
